Berita WOM

Tumbuhkan Jiwa Bahari, WOM Finance Ajak Anak Jalanan Kunjungi Kapal Perang RI

Keberadaan kapal perang yang merupakan simbol eksistensi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), kini menjadi salah satu tujuan wisata edukasi bagi sekolah-sekolah baik Taman kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama serta Menengah Atas. Kamis pagi (4/7) WOM Finance mengajak anak-anak jalanan yang tergabung dalam Pondok Belajar Tunas Bangsa untuk melihat lebih dekat Kapal Perang Banda Aceh yang dimiliki oleh Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

WOM Finance membawa sekitar 100 anak dan berkeliling untuk melihat Kapal perang Republik Indonesia TNI AL yang berada di dermaga Kolinlamil Tanjung Priok dengan tujuan untuk mengenalkan mereka tentang kapal perang yang dimiliki negara kita. Selain juga untuk memberikan wawasan kebaharian dan kemaritiman bagi para siswa-siswi bahwa nenek moyang kita adalah pelaut yang mampu menjelajah lautan sampai ke luar wilayah nusantara.

Sementara itu, Ekanto Wijonosunu yang mewakili managemen WOM Finance menjelaskan bahwa kunjungan anak jalanan ke kapal perang ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) perusahaan untuk mengenalkan sejarah kepada anak-anak.

“Kami ingin memberikan wawasan dunia kebaharian dan melihat lebih dekat kehidupan prajurit TNI AL sebagai pengawak Kapal Perang Republik Indonesia. Selain itu, juga merasakan naik kapal perang. Pada umumnya, hal tersebut merupakan pengalaman baru bagi para anak-anak ini,” ujar Sunu.

Selanjutnya, dalam kunjungannya ke KRI Banda Aceh tersebut, seluruh anak dibagi dalam beberapa kelompok untuk mempermudah anak-anak saat mendapat penjelasan dari personel KRI yang bertugas mendampingi berkeliling di kapal perang, mulai dari melihat berbagai peralatan tempur, peralatan navigasi, peralatan komunikasi dan kelengkapan alat-alat SAR serta fasilitas akomodasi di KRI Banda Aceh.

Kunjungan seperti ini membuktikan geliat perusahaan untuk memperkenalkan wawasan kemaritiman untuk anak-anak yang semakin tinggi. Tentunya hal itu sangat diperlukan guna membentuk karakter maritim bagi anak-anak usia dini.***

Ditulis oleh: IT ADMIN Tanggal: 2019-07-04 15:45:39