Berita WOM

WOM Finance Tingkatkan Literasi Keuangan Bagi Para UMKM Surabaya

Sebagai perusahaan pembiayaan yang senantiasa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, WOM Finance menggelar seminar edukasi literasi keuangan. Seminar yang bertajuk “Muda dan Berdaya Melalui Literasi Digital di Era 4.0” yang diikuti sekitar 70 UMKM di Wilayah Surabaya, Jawa Timur (4/10).

Seminar edukasi literasi keuangan ini dibawakan oleh  Ahmad Reza Mufti, Branch Head WOM Finance cabang Surabaya,  Noven Suprayogi, S.Ak, M.Si, Dosen Universitas Airlangga Surabaya dan  Febryan Kiswanto, SH, Fouder Monkasel Cake & Kaos Apik.com. Para peserta yang memadati Aula Graha Bir Ali, Asrama Haji Sukolilo, Surabaya tampak antusias menyimak materi pembelajaran seputar pembiayaan, mulai dari pengenalan terhadap peran perusahaan pembiayaan hingga beragam jenis produk jasa pembiayaan yang dapat mereka pilih sesuai kebutuhan dan tujuan. Dalam sesi tersebut juga dijelaskan tentang kegiatan usaha WOM Finance sebagai salah satu perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor terbaik di Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Perusahaan terhadap kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai literasi keuangan. Dengan meningkatkan pemahaman masyarakat akan perusahaan pembiayaan dan berbagai produk jasa pembiayaan yang turut berperan dalam memenuhi kebutuhan finansial masyarakat, maka diharapkan masyarakat semakin mampu mengelola keuangan, baik untuk keperluan pribadi maupun kemajuan usahanya. Masyarakat juga dapat lebih mengenal WOM Finance yang selalu hadir untuk turut meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat Indonesia.

Dalam presentasinya,  Reza pun menegaskan bahwa saat ini banyak masyarakat yang masih belum memahami produk dan jasa keuangan sehingga dimanfaatkan pelaku pembiayaan ilegal untuk mengeruk dana di masyarakat dengan iming-iming tanpa jaminan dan proses yang sangat mudah.

“Kami berharap bahwa pendidikan literasi keuangan ini akan berkelanjutan, kalau warga yang kita sasar ini bisa membagi ilmunya kepada lingkungan sekitarnya jadi pengetahuan ini berkelanjutan terus menerus, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mudah tertipu dengan perusahaan pembiayaan ilegal dan tanpa pengawasan dari OJK,” pungkasnya.***

Ditulis oleh: IT ADMIN Tanggal: 2019-10-04 10:19:55