Profil


WOM Finance

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance atau Perseroan) didirikan pada 1982 dengan nama PT Jakarta Tokyo Leasing yang bergerak di bidang pembiayaan sepeda motor, khususnya pembiayaan untuk sepeda motor merek Honda. Perseroan mengubah nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha pada 2000 sejalan dengan transformasi bisnis yang dilakukan. Perseroan terus mengalami perkembangan dan tidak lagi hanya melayani pembiayaan sepeda motor merek Honda, tapi juga sepeda motor merek Jepang lainnya, seperti Yamaha, Suzuki dan Kawasaki.

Tahun 2003 untuk mendukung perkembangan usaha pertama kalinya Perusahaan menerbitkan obligasi senilai Rp 300.000.000.000. Tahun 2004, Perusahaan menjadi perusahaan publik setelah melakukan Penawaran Umum Saham Perdana di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham WOMF. Pada tahun 2005, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (d/h PT Bank International IndonesiaTbk) mengakuisisi 43% kepemilikan saham Perusahaan, sehingga Perusahaan menjadi salah satu anak perusahaan dalam kelompok usaha PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BMI). Selain BMI, sebagian saham Perusahaan juga dimiliki oleh PT Wahana Makmur Sejati.

Pada Februari tahun 2015 Perusahaan melaksanakan Penawaran Umum Terbatas 1, melalui Penerbitan Hak memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan total saham sebesar 1.481.481.220 lembar saham (“right issue”) sehingga setelah dilakukan right issue total saham Perusahaan menjadi 3.481.481.220 lembar saham. Setelah right issue kepemilikan MBI menjadi 68,55% dan Pemegang saham terbesar kedua di Perusahaan adalah PT Wahana Makmur Sejati dengan jumlah kepemilikan saham sebesar 17,6%.

Pada tahun 2016 perusahaan menerbitkan obligasi berkelanjutan II Tahap I pada bulan Juni 2016 dan yang terbagi menjadi 2 seri (seri A-370 hari dan seri B-3 tahun) dengan tingkat bunga 8,5%-9,5%%  yang digunakan sebagai modal kerja perusahaan. Obligasi ini merupakan obligasi ke-10 yang diterbitkan oleh perusahaan.

Perusahaan terus melakukan serangkaian perbaikan internal untuk mewujudkan visi Perusahaan dengan terus meningkatkan produktifitas, efisiensi serta menyediakan layanan terbaik. Langkah tersebut sejalan dengan misi Perusahaan yang mengutamakan kepuasan konsumen dan mitra kerjanya. Selain itu, Perusahaan juga secara selektif terus mengembangkan jaringan usaha, produk dan layanan, terutama untuk menangkap peluang di berbagai wilayah potensial di seluruh Indonesia. Sampai dengan 31 Desember 2016, Perusahaan memiliki 7 kantor wilayah dan didukung oleh 170 kantor jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia untuk melayani 1 Juta pelanggan aktif.