Visi, Misi WOM Finance


    Visi : 

    Menjadi salah satu perusahaan pembiayaan terbaik di Indonesia dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik


    Misi :
    1. Mengutamakan kepuasan konsumen dan mitra kerja lainnya
    2. Membangun infrastruktur berbasis IT untuk melaksanakan proses yang baik
    3. Pengembangan dan perluasan jaringan usaha, terutama didaerah potensial

    4. Mengoptimalkan kinerja perusahaan



      BIDANG USAHA PERUSAHAAN

      Perseroan memiliki maksud dan tujuan usaha sebagai Perusahaan Pembiayaan.

       

      Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut:

       

      a.       Pembiayaan Investasi yang dilakukan dengan cara:

      -         Sewa pembiayaan (Finance Lease);

      -         Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback);

      -         Anjak Piutang dengan pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse);

      -         Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran;

      -         Pembiayaan Proyek;

      -         Pembiayaan Infrastruktur, dan/atau

      -         Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK.

      b.       Pembiayaan Modal Kerja yang dilakukan dengan bentuk:

      -         Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback);

      -         Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse);

      -         Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring Without Recourse);

      -         Fasilitas Modal Usaha; dan/atau

      -         Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK.

      c.       Pembiayaan Multiguna; yang dilakukan dengan bentuk:

      -         Sewa Pembiayaan (Finance Lease);

      -         Pembelian dengan Pembayaran Secara Angsuran; dan/atau

      -         Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan dari OJK

      d.       Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK.

      e.       Menyediakan Pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh OJK, Pemerintah dan/atau Dewan Syariah Nasional yang berlaku sebagai berikut:

      a)       Pembiayaan jual beli yang dilakukan dengan menggunakan akad:

      -         Murabahah;

      -         Salam; dan/atau

      -         Istishna’.

      b)     Pembiayaan Investasi yang dilakukan dengan menggunakan akad:

      -         Mudharabah;

      -         Musyarakah;

      -         Mudharabah Musytarakah; dan/atau

      -         Musyarakah Mutanagishoh.

      c)       Pembiayaan jasa yang dilakukan dengan menggunakan akad:

      -         Ijarah;

      -         Ijarah Muntahiyah Bittamlik;

      -         Hawalah atau Hawalah bil Ujrah;

      -         Wakalah atau Wakalah bil Ujrah;

      -         Kafalah atau Kafalah bil Ujrah;

      -         Ju’alah; dan/atau

      -         Qardh.

      Selain kegiatan usaha sebagaiman dimaksud di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha penunjang lainnya sebagai berikut:

      -         Sewa operasi (operating lease);

      -         Kegiatan berbasis fee sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-undangan disektor jasa keuangan; dan/atau

      -         Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan maksud tersebut di atas yang pelaksanaannya tidak bertentangan dengan Undang-Undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia.